AGAMA DAN KORUPSI


AGAMA DAN KORUPSI

gambarSemua orang tetap katakan saya orang beragama! bahkan ada pribadi yang ekstrim katakan saya punya Tuhan yang hidup dan lain sebagainya, hal ini yang saya katakan agama dalam konteks organisasi. Karena agama dalam konteks organisasi selalu mematahkan logika berpikir kita sebagai ciptaan Tuhan yang lebih tinggi dalam diri kita masing – masing, karena  Tuhan titipkan pikiran, emosi, kehendak untuk digunakan sebagai logika tertinggi dalam diri kita manusia Indonesia mulai dari sabang sampai merauke.

 

Kalau kita gunakan logika masing – masing dari diri kita dalam melihat, berpikir, dan mengambil keputusan untuk memilih hal – hal yang baik tentu hal ini yang jarang kita gunakan, justru karena kebanyakan dari kita melihat hal – hal secara emosi dalam logika berpikir instan cepat, tidak mau hal yang membutuh proses. Budaya kebiasaan berpikir instan dan prakmatis sering kali kita lihat di masyarakat kita

 Contoh: Pilkada bupati, wali kota kita cenderung pakai logika instan dan prakmatis karena tergiur dengan bagi – bagi uang 100, 20 ribu cenderung yang terjadi di masyarakat kita.

 Pribadi dan oknum pejabat yang melakukan korupsi adalah pribadi yang berpikir instan dan prakmatis dan ia adalah pembunuh hebat dalam karakter masa depan generasi mudah dalam sebuah bangsa, daerah, negara dan lebih luas tentunya. Hal ini yang saya katakan agama yang kita miliki ketika  tidak di sadari, maka agama adalah agama dan Tuhan adalah Tuhan.

  

Copy paste: tentu referensi alamat web ini dicantumkan

 

Advertisements
By meukisi